mfajri.net

Blog Urang Banua Barrau

Duit di Bank BRI Raib Tanpa Sepengetahuan Nasabah

Beberapa hari ini jagat maya media sosial dihebohkan dengan Nasabah BRI yang kehiangan dana di tabungannya tanpa sepengetahuan dan merasa pernah mengambil atau menariknya di ATM.

Tapi ini bukan ceritanya seorang bapak yang bernama Lukas πŸ˜‰

Nah, dari sekian banyak nasabah yang melapor karena rekeningnya dibobol, terselip satu nasabah yang ternyata uangnya raib bukan karena skimming, melainkan karena diambil oleh istrinya sendiri. Nasabah ini seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Blitar, Jawa Timur, yang bekerja di Malaysia.

Ketika heboh insiden pembobolan rekening BRI, Lukas ikut melapor kepada pihak Bank karena Lukas mengaku kehilangan uang tabungannya di rekening BRI senilai Rp39,5 juta. Sudah kadung lapor, ealah, ternyata, uang miliknya bukan hilang dibobol, melainkan diambil istri sendiri tanpa sepengetahuan beliau. Hahaha πŸ˜‰

Kembali ke kasus rekening yang dibobol ini, ternyata dilakukan oleh jaringan internasional dengan membaca data di pita hitam kartu ATM dan membaca PIN korban. Ini dikenal dengan istilah ‘SKIMMING”.

Metode skimming sudah biasa digunakan untuk membobol ATM. Caranya dilakukan dengan memasang alat yang bisa menyalin nomor kartu ATM nasabah serta kamera pengintai PIN Pad di mesin penarik uang.

Pelaku yang sudah mendapatkan nomor kartu dan rekaman PIN kemudian mencocokkannya dengan melihat log waktu pencatatan. Dari situ, kemudian pelaku bisa memasukkan nomor serta PIN ke kartu ATM kosong dan memakainya untuk mengambil uang. Beberapa ahli meyakini setelah mendapatkan nomor kartu ATM beserta PIN, pelaku melakukan penarikan dana di luar negeri. Hal ini menurutnya terlihat dari nominal penarikan yang tidak bulat serta dikenakan biaya administrasi.

Skimming kartu ATM nasabah BRI itu merupakan ulah organisasi kriminal internasional. Organisasi tersebut merekrut tim operasional lokal untuk memasang alat penyalin nomor ATM dan PIN kemudian meminta tim itu mengirimkan hasilnya ke luar negeri.

Sindikat ini diperkirakan telah beroperasi sejak Juli 2017. Para tersangka menyasar nasabah bank dengan modus menyimpan alat skimmer pada mesin ATM di Jakarta, Bandung, Tangerang, Yogyakarta dan Denpasar Bali.

Namun demikian jangan khawatir, diberitakan Polda Metro Jaya telah mengungkap kasus hilangnya saldo nasabah BRI dengan modus skimming. Kepolisian menangkap tiga warga Rumania, seorang warga Hungaria, dan seorang WNI, Kamis (15/3/2018).

Namun demikian, ada baiknya kawan-kawan melakukan print buku tabungan untuk tabungannya yang jarang digunakan atau dicek. Print buku tabungan ini biasanya bisa dilakukan untuk melihat transaksi sampai 3 bulan yang lalu. Nah kalau ada yang aneh, segera lapor ke pihak bank nya. Jangan panik, walau benar kejadiannya terjadi dengan kawan-kawan, dana yang raib tetap akan diganti oleh pihak bank. Kecuali yang diambil istrinya… wkwkwk..

Sebaiknya teliti dulu tempat atau ATM yang mau kawan-kawan gunakan untuk menarik uang, pastikan tidak ada yang aneh di bagian input kartu dan tombol angka yang mencurigakan. Sebaiknya juga ganti PIN secara berkala dengan angka yang mudah diingat namun unik dan susah ditebak.

Jadi waspada dan lebih teliti ya kawan-kawan…

Bagi Artikel Ini Ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments

comments

mfajri.net sejak 2008