mfajri.net

Blog Urang Banua Barrau

Edaran Gubernur Kaltim Terkait Gerakan Earth Hour

Event Earth Hour tahun 2018 akan dilaksanakan serentak secara global pada Sabtu, 24 Maret, pukul 20.30 (waktu setempat), dan difokuskan pada menggalang dukungan untuk aksi penyelamatan alam.

Mulai tahun 2018, gerakan Earth Hour akan berfokus pada meningkatkan kesadaran tentang nilai keanekaragaman hayati dan AKSI untuk menyelamatkan iklim. Earth Hour 2018 akan memicu percakapan sosial secara terbuka tentang keanekaragaman hayati.

Berkaitan dengan event Earth Hour ini, Gubernur Kalimantan Timur Bpk Awang Faroek Ishak mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Timur untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Melalui surat edarannya No.660.2/1228/B.1.3/DLH/2018 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Kaltim, Media Massa, Praktisi Bisnis dan Komunitas, serta seluruh lapisan masyarakat Kaltim untuk “Mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang dipakai selama 1 (satu) jam pada hari Sabtu, 24 Maret 2018, pukul 20.30 – 21.30. Ini dimaksudkan sebagai simbol kepedulian dan komitmen kita terhadap perubahan iklim.

edaran gubernur kaltim terkait event earth hour

 

Sebagai informasi, Tahun 2018 menjadi tahun ke-10 Earth Hour diadakan di Indonesia.

Earth Hour merupakan sebuah gerakan yang dikampanyekan oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Kegiatan kampanye mereka berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah atau perkantoran selama satu jam penuh.

Ide tercetus ketika WWF Australia berusaha mencari solusi baru menanggulangi masalah perubahan iklim yang semakin parah. Mereka lantas bertemu dengan sebuah biro iklan, Leo Burnett Sydney, untuk mendiskusikan ide-ide melibatkan warga Australia dalam kampanye isu perubahan iklim.

Setahun berselang, pada 2005, WWF dan Leo Burnett Sydney lantas mulai mengembangkan konsep skala besar untuk mematikan semua energi di bumi lewat proyek yang mereka beri nama The Big Flick.

Proyek mereka semakin berkembang, sampai akhirnya pada kurun tahun 2006-2007 konsep Earth Hour tercetus. Dalam promosinya, mereka juga melepas sebuah film tentang isu perubahan yang turut menampilkan aktivis dunia Al Gore.

Tiga tahun berselang, gerakan padam lampu itu semakin menarik perhatian dunia. Sebanyak 192 negara pada Konferensi Perubahan Iklim Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kopenhagen, Denmark, sepakat mengadakan kampanye Earth Hour di seluruh dunia.

Tahun 2018, tim WWF sebagai penggagas awal dan Earth Hour di seluruh dunia akan menyoroti masalah lingkungan yang paling relevan di negara atau wilayah masing-masing.

Pada pelaksaan Earth Hour 2018 di Indonesia, WWF dan Komunitas Earth Hour di 31 Kota, akan berfokus pada empat isu utama, yaitu menginisiasi kampanye kawasan bebas sampah di 31 kota, melakukan penanaman mangrove sebanyak 26.000 bibit di lebih dari 15 wilayah seluruh Indonesia, menginisiasi komitmen 9 kampus di 9 kota untuk program pembangunan kesadaran konsumen akan pola konsumsi yang berkelanjutan, serta menggerakkan kampanye pembangunan kesadaran terkait keanekaragaman hayati dan kampanye antiperdagangan satwa liar yang dilindungi pada 310 sekolah di 31 kota seluruh Indonesia.

Ayo kawan-kawan kita dukung event ini sebagai bentuk partisipasi dan komitmen kita semua 😉

 

Bagi Artikel Ini Ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments

comments

mfajri.net sejak 2008