mfajri.net

Blog Urang Banua Barrau

GPS Dilarang Digunakan Saat Berkendaraan, Ini Sebenarnya Aturannya

Beberapa hari ini rame di media sosial tentang isu larangan penggunaan GPS saat berkendaraan. Alasannnya bisa mengurangi konsentrasi pengendara dan bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Banyak pihak yang tidak setuju dengan kebijakan ini. Namun banyak juga yang setuju. Tilang terhadap pengendara yang menggunakan gajet/gawai atau biasa kita sebut hape, saat berkendaraan, mendengarkan musik, menelpon, sms-an menjadi kontraversi di jalan raya.

pegang-gps2

Contoh saat menggunakan aplikasi GPS di hape saat berkendaraan yang dilarang karena membahayakan.

Saya pribadi sih setuju-setuju saja tilang terhadap beberapa prilaku yg tidak baik oleh pengendara ini. Terkait hape ini memang banyak positifnya namun kalau salah menggunakan bisa bahaya. Contoh saat berkendaraan roda dua banyak yg seenaknya menerima atau menelpon, bahkan baca sms saat di jalan. Ini yang paling rawan. Terutama yg bemotor roda dua, sering saya berpapasan dengan pengendara yang baca atau sms-an saat bermotor. Sangat tidak konsentrasi dan mengganggu.

sms bermotor

Kebiasaan buruk berkendaraan di jalan raya sambil membaca sms atau menelpon yang bisa membahayakan

Demikian juga mendengarkan musik dengan headset. Jadi yang perlu diperhatikan adalah saat berkendaraan roda dua, jangan sms-an atau mendengarkan musik dengan headset, sangat sangat rawan kecelakaan.

Kalau terkait GPS atau aplikasi GPS di hape, mungkin ini lebih ke pengendara taksi atau ojek online. Kalau sekedar penunjuk tempat atau jalan, ngga masalah. Tapi untuk kendaraan baik mobil atau roda dua yang pengemudinya sering kali mengakses GPS melalui hape ini yang jadi rawan juga. Lagi-lagi akan mengurangi konsentrasi berkendaraan.

Yang dilarang katanya Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra yang kami kutip di detikcom menyatakan pengemudi yang berkendara dengan mengakses aplikasi ber-GPS bisa ditindak. Yang ditindak adalah pengemudi yang aktif mengakses GPS sehingga hanya mengemudi dengan satu tangan.

Yang dilarang adalah saat mengemudi, dia membuka aplikasi GPS, hal yang dilarang adalah pengendara membuka aplikasi GPS di ponsel, lalu akhirnya mengemudi dengan satu tangan.

Kalau aturan mainnya sih sudah cukup jelas, Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan JalanNo. 22 Tahun 2009 yang bisa jadi rujukan.

Ayo berkendaraan yang baik ya, konsentrasi dan santun di jalan raya 👍👍

-mf-

Bagi Artikel Ini Ke:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Comments

comments

mfajri.net sejak 2008