mfajri.net

Blog Urang Banua Barrau

Taman Vertikal di China Solusi Perubahan Iklim yang Nyata

taman vertikal di china

Akhir-akhir ini cukup banyak taman vertikal dibuat di sebagian negara di dunia. Di antaranya yang populer berada di negara Italia serta Meksiko. Sekarang, salah satu firma arsitektur asal Italia sedang merencanakan pembangunan taman vertikal ini di Tiongkok atau di negara China.

Perusahaan seseorang bernama Stefano Boeri Architetti ini akan membangun taman vertikal pertama di Asia berlokasi di Provinsi Nanjing, Tiongkok. Bentuk bangunan ini akan terdiri dari dua gedung tinggi. Nama dari gedung ini disebut dengan Vertical Forest atau Nanjing Green Towers.

Bangunan ramah lingkungan ini direncanakan akan selesai terhadap tahun 2018 ini. Di dalamnya akan terkandung 600 pohon tinggi, 500 pohon sedang, serta 2500 pepohonan kecil dan semak-semak. Seluruh tanaman tadi akan menutupi seluruh daerah kurang lebih 6000 meter persegi.

Menurut orang ini, taman vertikal ini akan menolong mengembalikan biodiversitas. Dalam setahun, bangunan ini dapat menyerap 25 ton karbon dioksida dan merupakan juga memproduksi 60 kilogram oksigen per hari. Bangunan yang tingginya mencapai 200 meter ini didalamnya akan ada museum, klub, serta sekolah bertema lingkungan. Gedung kedua yang disebelahnya akan mempunyai tinggi 108 meter. Di sana akan diisi oleh Hotel Hyatt serta area atapnya akan dijadikan kolam renang. Asyik kan ya?

Menurut pihak firma yang akan mengelola bangunan ini, dikatakan akan menolong biodiversitas. Metodenya ialah dengan meyediakan tempat yang kondusif bagi burung dan serangga buat membangun koloni. Tidak cuma itu, beragam macam tanaman yang adanya juga akan menghasilkan udara yang lembab. Dengan begitu, karbon dioksida serta debu akan tersedot serta digantikan oleh oksigen.

Sejak isu lingkungan makin marak dibicarakan, arsitektur hijau serupa dengan ini semakin kerap ditemui. Salah satu daerah hijau lain yang telah populer berposisi di Stuttgart, Jerman. Di area itu, seperempat dari atap seluruh bangunan mereka telah ramah lingkungan karena dipenuhi oleh tumbuhan.

Sama dengan Jerman, sejumlah 121.000 meter persegi atap gedung-gedung di London juga dipenuhi dengan tanaman. Di sini jelas jelas telah banyak negara-negara Eropa yang mempunyai konsep ramah lingkungan dalam membikin bangunan. Untuk Tiongkok sendiri, telah bukan rahasia jikalau mereka mempunyai problem lingkungan yang sangat memprihatinkan. Udara kotor di negara ini telah amat sakti sekali sehingga mengancam kebugaran penduduk. Di tahun-tahun terakhir ini, kota-kota besar di Tiongkok telah makin tak layak huni bila ditinjau dari nilai mutu udaranya.

Jadi, kira-kira taman vertikal ini ialah jawaban buat problem lingkungan tersebut? Belum jelas juga. Namun, tak adanya salahnya buat mencoba langkah baru ini. Disamping berpotensi menyelamatkan lingkungan, bangunannya pun juga artistik dan manarik.

Bagaimana kawan-kawan? 😉

Bagi Artikel Ini Ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments

comments

mfajri.net sejak 2008